Ketua dan Wakil DPRD Dairi Kunjungi Korban Longsor di RSUD Sidikalang

Dikategory: Kolom Nasional, Road To Sumut |

Longsor Dairi yang menimbulkan satu tewas dan lima luka luka

 

SIDIKALANG (KP)

Hingga saat ini, dua lagi korban longsor di Dusun VII Lae Logan III Desa Lae Luhung, Kecamatan Siempat Nempu Hilir Kabupaten Dairi masih dirawat di Rumah Sakit Umum Sidikalang di Ruang Dahlia.

Sangat disayangkan, sejak dirawat di rumah sakit tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi belum ada yang datang berkunjung melihat para korban.

        Namun pada Minggu (2/12), sekitar pukul 11.30 wib, Ketua DPRD Dairi, Delphi Masdiana Ujung bersama Wakil Ketua DPRD Dairi Ir Benpa H Nababan datang untuk melihat kondisi kedua korban yang masih terbaring di tempat tidurnya. Keduanya yakni Tamar br Simbolon dan Annas br Simbolon.

Melihat kondisi korban, Delphi Masdiana Ujung terlihat sedih dan menyesalkan perawatan yang kurang maksimal. Saat itu juga, Delphi Masdiana Ujung menghubungi Direktur RSUD Sidikalang, dr Daniel Sianturi. Namun saat dihubungi, telepon dr Daniel Sianturi tak aktif.

“Seharusnya penanganan terhadap kedua korban ini harus diutamakan, ini malah begini,” kesal Delphi Masdiana Ujung.

        Dijelaskan Delphi Masdiana Ujung, bahwa Annas butuh bantuan dana untuk mengganti pen guna menyatukan kaki dan pahanya yang patah.

        Benpa Hisar Nababan juga sangat menyesalkan sikap Pemkab Dairi yang hingga saat ini belum mengunjungi korban bencana longsor tersebut. “Kita sangat menyesalkan sikap Pemkan Dairi yang dinilai kurang peduli terhadap warga korban longsor ini,” jelasnya.

 

>> Satu Tewas

        Longsor yang mengakibatkan satu warga tewas dan melukai 5 warga lainnya tersebut terjadi Senin (26/11) sekira pukul 09.00 Wib. Warga yang tewas adalah Robinson Situmorang (45).

        Dan lima warga yang turut jadi korban yakni Lamsihar Sinaga (45), Annas Simbolon (28), Ajun Tinus Sinaga (47), Tamar Simbolon (45) dan Juliana Simbolon (42).

        Naas terjadi saat korban dan warga lainnya sedang gotong royong membuat jalan baru guna menghubungkan desa mereka akibat tertimbun longsor. Pasalnya, jalan yang selama ini dipergunakan warga rusak dan putus juga akibat longsor. Tanpa diduga, longsor susulan terjadi dan menyeret Robinson Situmorang dan lima warga lainnya.

        “Kami sedang gotong royong membuka jalan yang sudah tertimbun tanah. Tiba-tiba terjadi longsor susulan dan menyeret 6 warga,” ujar Sekdes Desa Lae Luhung Maskot Manik beberapa waktu lalu. (bs/int)

 

Leave a Reply

Kolom Olahraga

Kolom Profile